Bantul — Ustadz Rizki Asidqi, M.Pd mengawali pengajian Ahad Legi dengan ajakan berdakwah bersama melalui media sosial. Jamaah diajak membagikan pesan kajian dengan kutipan hadits Rasulullah SAW: “Barangsiapa yang berpuasa di bulan Ramadhan karena iman dan mengharapkan pahala dari Allah, maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”
Pesan tersebut disampaikan dalam Pengajian Ahad Legi Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Bantul yang digelar pada Ahad (8/2/2026) di Masjid Ar-Fachrudin, kompleks SMA Muhammadiyah 1 Bantul. Jamaah tampak khusyuk dan serius menyimak kajian puasa yang disampaikan oleh Ustadz Rizki, yang juga merupakan guru di SMA Muhammadiyah 3 Yogyakarta.
Dalam pemaparannya, Ustadz Rizki menjelaskan bahwa puasa merupakan ibadah yang menjadi pembeda keyakinan umat Islam dengan keyakinan lainnya, sebagaimana tersirat dalam kandungan Surah Al-Furqan. Ia juga mengulas secara mendalam tentang proses turunnya Alquran kepada Nabi Muhammad SAW.
Mengutip Surah Al-Qadr ayat 1, Ustadz Rizki menegaskan bahwa Alquran diturunkan pada malam Lailatul Qadr.
Menurutnya, masih banyak masyarakat yang belum memahami konsep turunnya Alquran secara benar, sehingga peringatan Nuzulul Quran sering dipusatkan pada 17 Ramadhan. Padahal, Alquran diturunkan dalam dua tahap: sekaligus ke Lauhul Mahfudz dan kemudian secara bertahap kepada Rasulullah SAW, yang terdiri dari 30 juz, 114 surat, dan 6.236 ayat. Hal ini juga dijelaskan dalam Surah Al-Isra tentang turunnya Alquran secara berangsur-angsur.
Ustadz Rizki menekankan bahwa puasa merupakan ibadah istimewa. Dalam hadits qudsi disebutkan bahwa pahala puasa diberikan langsung oleh Allah SWT tanpa batasan tertentu, berbeda dengan ibadah lain yang memiliki ukuran pahala. Ia mencontohkan, shalat berjamaah bernilai 27 derajat, membaca Alquran bernilai sepuluh kebaikan setiap huruf, dan pahala tersebut bergantung pada tingkat kekhusyukan. Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan membaca Alquran dengan tartil dan rutin mengikuti majelis tahsin agar bacaan semakin baik, karena Alquran kelak akan memberikan syafaat.
Selain itu, Ustadz Rizki mengingatkan pentingnya menjaga akhlak selama berpuasa. Mengacu pada Surah Al-Hujurat ayat 11, ia menekankan larangan merendahkan orang lain, ghibah, berdusta, dan mengumpat. Rasulullah SAW bersabda bahwa kejujuran akan membawa kepada kebaikan dan surga, sedangkan kebohongan akan menyeret pada kejahatan dan neraka. Bahkan, satu kalimat yang diridhai Allah dapat mengangkat derajat seorang hamba, sementara ucapan yang buruk dapat mendatangkan murka-Nya.
Pengajian ditutup dengan penegasan bahwa puasa yang dijalankan dengan penuh keimanan dan sesuai tuntunan Rasulullah SAW, sebagaimana hadits riwayat Imam Bukhari, akan mengantarkan seorang muslim pada ampunan dosa dan surga Allah SWT.
![Pimpinan Cabang Muhammadiyah [PCM] Bantul](https://pcmbantul.id/wp-content/uploads/2023/10/pcm-bantul.png)
