BANTUL – Majelis Tabligh dan Ketarjihan (MTK) Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah (PRA) Ringinharjo menyelenggarakan Pengajian Jumat Pon pada Jumat, 23 Oktober 2026, pukul 15.30–17.00 WIB, di Masjid Al Munawarroh, Bantulkarang. Bekerja sama dengan Takmir Masjid Al Munawarroh, kegiatan ini menjadi sarana mempererat silaturahmi sekaligus memperluas wawasan keislaman melalui majelis tholabul ‘ilmi.

Pengajian diikuti oleh pimpinan dan anggota PRA Ringinharjo serta jamaah muslim di lingkungan sekitar. Jamaah hadir dengan antusias, mengawali kegiatan dengan menunaikan infak sebelum memasuki masjid dan mengikuti rangkaian pengajian. Acara dibuka oleh Hj. Sunarti, M.Pd., dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan.

Tausiyah utama disampaikan oleh Hj. Wiwik Agustinah dengan pembahasan tentang tadarus Al-Qur’an dan fungsi akal dalam memahami wahyu. Jamaah diajak menyadari bahwa membaca Al-Qur’an tidak cukup berhenti pada pelafalan ayat, tetapi perlu dilanjutkan dengan memahami makna, merenungkan kandungan, dan mengambil pelajaran untuk kehidupan.

Dalam materi tersebut dijelaskan tiga aspek penting, yaitu al-fahm (memahami kandungan Al-Qur’an), at-tadabbur (merenungkan dan mengambil hikmah), serta al-istinbath (menggali kesimpulan atau ketentuan berdasarkan dalil). Ketiganya mengingatkan bahwa interaksi dengan Al-Qur’an perlu melibatkan kesungguhan berpikir agar petunjuknya dapat diterapkan secara tepat.

Jamaah juga diajak membangun kesadaran untuk tidak bersikap taklid atau mengikuti sesuatu secara membuta tanpa memahami dasar dan kebenarannya. Penggunaan akal secara bertanggung jawab diperlukan agar umat mampu menilai, memahami, dan mengambil keputusan berdasarkan tuntunan agama. Pendidikan dalam keluarga pun perlu menumbuhkan tradisi berpikir matang pada anak dan cucu, sehingga mereka tidak sekadar mengikuti, tetapi juga belajar memahami alasan dan nilai di balik setiap ajaran.

Sesi tanya jawab menambah interaksi dalam majelis. Salah satu pertanyaan disampaikan oleh Ibu Ngatiyah mengenai ciri-ciri perbuatan zalim ringan. Sementara itu, infak jamaah yang terkumpul dalam kegiatan tersebut tercatat sebesar Rp152.000. Rangkaian pengajian ditutup dengan membaca doa kafaratul majelis dan hamdalah bersama.

Melalui Pengajian Jumat Pon ini, MTK PRA Ringinharjo berharap jamaah semakin mencintai Al-Qur’an melalui pemahaman dan pengamalan, bukan sekadar membaca. Semangat tholabul ‘ilmi diharapkan terus membentuk umat yang kritis, bijaksana, serta mampu menjadikan petunjuk Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

Kontributor: MTK PRA Ringinharjo

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *