Dalam ajaran Islam, kebahagiaan dunia dan akhirat adalah tujuan utama bagi setiap Muslim. Seperti doa yang sering diucapkan Rasulullah shallallahu wa’alaihi wa sallam yaitu Rabbana, atina fid dunya hasanah, wa fil ākhirati hasanah, wa qina ‘adzāban nar. (Ya Allah, berikanlah kepada Kami kebaikan di dunia, berikan pula kebaikan di akhirat dan lindungilah Kami dari adzab Neraka).” (HR. Bukhari dan Muslim). Hal ini disampaikan Wakil Sekretaris PDM Bantul Wiranti Prastomo pada kajian setelah sholat subuh Kamis (06/03/2025) di Masjid Nurul Hidayah Bantul.
Untuk mencapainya, terdapat lima pilar utama yang perlu diperhatikan dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. “Lima pilar tersebut adalah tholabul ilmi (menuntut ilmu), ibadah, bekerja, bermasyarakat, dan rekreasi,” ungkap Wiranti Prastomo.
Lebih lanjut Wiranti Prastomo menjelaskan secara ringkas kelima pilar tersebut sebagai berikut :
- Tholabul Ilmi (Menuntut Ilmu): Islam sangat menekankan pentingnya menuntut ilmu, baik ilmu agama maupun ilmu dunia. Ilmu adalah cahaya yang menerangi jalan kehidupan, membimbing manusia untuk memahami hakikat kehidupan, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dengan ilmu, manusia dapat membedakan antara yang hak dan yang batil. Selain itu, mampu mengambil keputusan yang bijak dalam setiap aspek kehidupan. Untuk menuntut ilmu tidak ada kata terlambat.
- Ibadah: Ibadah adalah bentuk ketaatan dan pengabdian seorang hamba kepada Allah SWT. Ibadah tidak hanya terbatas pada shalat, puasa, zakat, dan haji, tetapi mencakup segala perbuatan baik. Tentu saja perbuatan ini dilakukan dengan niat ikhlas karena Allah SWT. Melalui ibadah, hati menjadi tenang, jiwa menjadi bersih, dan hubungan dengan Allah SWT semakin dekat.
- Bekerja: Islam menganjurkan umatnya untuk bekerja keras mencari rezeki yang halal. Bekerja bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan duniawi, tetapi juga merupakan bentuk ibadah jika dilakukan dengan niat yang benar. Dengan bekerja, manusia dapat memberikan manfaat bagi diri sendiri, keluarga, dan masyarakat. Dengan demikian terhindar dari sifat malas dan bergantung pada orang lain.
- Bermasyarakat: Islam mengajarkan pentingnya hidup bermasyarakat dan menjalin hubungan baik dengan sesama. Manusia adalah makhluk sosial yang saling membutuhkan. Dengan bermasyarakat, manusia dapat saling tolong-menolong, berbagi kebaikan, dan menciptakan lingkungan yang harmonis. Islam juga mengajarkan untuk selalu berbuat baik kepada tetangga, kerabat, dan seluruh umat manusia.
- Rekreasi: Dalam Islam, rekreasi atau istirahat juga memiliki peranan penting dalam menjaga keseimbangan hidup. Setelah bekerja keras dan beribadah, manusia perlu meluangkan waktu untuk beristirahat dan menyegarkan pikiran. Rekreasi yang sehat dan positif dapat membantu menghilangkan stres, meningkatkan produktivitas, dan mempererat hubungan dengan keluarga dan teman-teman.
“Dengan mengamalkan kelima pilar ini, seorang Muslim diharapkan dapat meraih kebahagiaan hakiki di dunia dan akhirat,” ungkap Wiranti Prastomo. Menutup kajian Wiranti Prastomo menegaskan kebahagiaan yang sejati adalah kebahagiaan yang diraih dengan ridha Allah SWT, bukan hanya kebahagiaan yang bersifat sementara di dunia.
![Pimpinan Cabang Muhammadiyah [PCM] Bantul](https://pcmbantul.id/wp-content/uploads/2023/10/pcm-bantul.png)
