Siapun tidak akan bisa memberi hidayah kecuali Allah. Sekalipun para Nabi tidak diberi kewenangan dalam hal ini. Para Nabi hanya menunjukkan jalan, memberikan mencerahan, dan mengajarkannya bagaimana mendapat hidayah.

Dalam sebuah kisah disebutkan bahwa Nabi Muhammad s.a.w., menginginkan pamannya memeluk Islam ternyata tidak mampu mengislamkannya. Apalagi manusia biasa, namun demikian jika Allah menghendakinya untuk memberi hidayah maka jalannya menjadi mudah melalui berbagai cara Allah menunjukkannya terkadang juga tak terduga.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman :

إِنَّكَ لَا تَهْدِي مَنْ أَحْبَبْتَ وَلَٰكِنَّ اللَّهَ يَهْدِي مَن يَشَاءُ ۚ وَهُوَ أَعْلَمُ بِالْمُهْتَدِينَ

“Sesungguhnya engkau (Muhammad) tidak akan dapat memberi hidayah (petunjuk) kepada orang yang kamu kasihi, tetapi Allah memberi hidayah kepada orang yang Dia kehendaki, dan Allah lebih mengetahui orang-orang yang mau menerima petunjuk”. [Al Qashash/28 : 56]

admin

By admin

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *