Bantul – Dalam upaya mempererat sinergi antara Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) se-Kabupaten Bantul, Pimpinan UAD meyerahkan 278 pegawai ke PDM Bantul untuk meningkatkan keterlibatan di kegiatan Muhammadiyah. Acara yang digelar dalam rangka koordinasi ini diselenggarakan di SMK Muhammadiyah 1 Bantul, Jumat (25/04/2025).

Mewakili Ketua PCM Bantul, Achmad Haryono, SE, yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) PCM Bantul, menyampaikan bahwa pegawai UAD yang berdomisili di Kabupaten Bantul khususnya di PCM Bantul diwajibkan untuk aktif berkegiatan di PCM maupun Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM). “Setelah pegawai UAD diserahkan kepada PCM Bantul, dipersilakan untuk terlibat aktif diharapkan menjadi pengurus sesuai dengan kompetensinya masing-masing,” jelas Haryono.

Ketua Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) Achmad Haryono, SE memberikan arahan kepada pegawai UAD di wilayah PCM Bantul Kota untuk aktif berkegiatan di PCM maupun PRM.

Di awal acara, Wakil Ketua LPCRM, Agus Mulyono, menyampaikan beberapa poin penting terkait penguatan ideologi Muhammadiyah di kalangan pegawai UAD. Menurutnya, banyak pegawai yang mencari nafkah di Muhammadiyah, namun belum aktif dalam kegiatan Muhammadiyah. “PCM/PRM akan unggul jika warga Muhammadiyah maju dan aktif. Maka penting bagi kita untuk menghidupi cabang dan ranting,” ujar Agus.

Kepala Lembaga Pengembangan Studi Islam (LPSI) UAD Rahmadi Wibowo Suwarno, Lc., M.A., M.Hum, , memaparkan tentang sebaran data pegawai UAD yang tersebar di wilayah Bantul. Sedangkan,  Wakil Rektor Bidang Al Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) Dr. Nur Kholis, S.Ag., M.Ag., menyampaikan beberapa pandangannya mengenai dinamika kegiatan di ranting. “Dinamika ranting sangat dinamis. Seandainya tidak bisa berkontribusi aktif, hadirlah saat diskusi kegiatan. Kehadiran itu merupakan penghormatan dakwah,” ungkap Dr. Nurkholis, seraya mengajak pegawai UAD untuk menyempatkan diri aktif di ranting.

Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Bantul, Drs. H. Sahari, juga menyampaikan beberapa pesan penting. “Kami menerima dengan baik pegawai UAD yang diserahkan oleh WR AIK. Umat Muhammadiyah adalah harapan amal usaha Muhammadiyah. Kami bersama LPCRM akan terus mengawal dan mengomando pemberdayaan pegawai UAD,” kata Sahari. Ia juga menegaskan pentingnya memahami sejarah awal pendirian Muhammadiyah, serta membangun integritas dan komitmen di dalamnya. “UAD, sebagai salah satu Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), sudah memberikan kontribusi besar dalam memakmurkan Muhammadiyah. Sebagai pegawai UAD harus menjadi bagian dari upaya tersebut,” tambahnya.

Dalam kesempatan ini, Drs. Sahari juga menekankan tiga ciri utama Muhammadiyah yang harus dimiliki oleh setiap anggota, yakni: 1). Ngaji (belajar ilmu agama), 2) Rapat (diskusi dan musyawarah), dan 3). Berkegiatan memajukan umat.

Dengan sinergi yang semakin terjalin antara UAD dan PCM Bantul, diharapkan akan terbentuk sebuah komitmen bersama untuk meningkatkan kontribusi dalam memajukan umat dan memperkokoh ideologi Muhammadiyah di Kabupaten Bantul.

admin

By admin

Berita Terkait

One thought on “Sinergi Pegawai UAD dengan PCM se-Bantul: Penguatan Komitmen Muhammadiyah di Kabupaten Bantul”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *