Bantul – Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Bantul, Drs. H. Sumarno, M.A., mengungkapkan pentingnya Syawalan sebagai momentum untuk mempererat silaturahmi antarwarga Muhammadiyah, khususnya di wilayah PCM Bantul. Acara Silahturahmi dan Syawalan Warga Muhammadiyah ini merupakan sinergi PCM/PCA Bantul dan Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) yang diselenggarakan Ahad (27/04/2025) di Masjid Agung Manunggal Bantul .
Drs. H. Sumarno, M.A. dalam sambutannya mengajak warga untuk menjaga tali persaudaraan dan saling mendukung dalam berbagai kegiatan dakwah di lingkungan PCM Bantul. “Syawalan ini merupakan momentum yang sangat tepat untuk mempererat ukhuwah Islamiyah, memperkuat semangat kebersamaan, serta meningkatkan peran aktif dalam kegiatan di PCM Bantul atau PRM di wilayah kita,” ujarnya.

Acara ini juga melibatkan putera-puteri dari sekolah yang berada di bawah naungan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) PCM Bantul. Panduan Suara MTs Muhammadiyah Bantul memimpin peserta untuk menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Sang Surya, sementara TK ABA Among Putro Kadirojo menunjuk siswinya Kanaya Salsabila Azzahra membaca ayat-ayat Al-Qur’an.

Dalam kesempatan ini, Arif Jamali Muis, M.Pd Sekretaris PWM DIY sekaligus Staff Khusus Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah turut menyampaikan tausiyah. Arif Jamali Muis mengutip QS Ibrahim ayat 7, yang mengingatkan umat untuk senantiasa bersyukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT. Menurutnya, nikmat bukanlah sekadar berkaitan dengan materi, tetapi lebih kepada cara kita menyikapi kehidupan dan menerima segala pemberian dari-Nya dengan hati yang penuh rasa syukur. “Pintu kebahagiaan umat terletak pada kemampuan kita untuk bersyukur, dengan meletakkan hati dan pikiran kepada Allah SWT,” ujar Arif Jamali Muis.
Lebih lanjut, Arif menyampaikan bahwa kehidupan yang penuh kebahagiaan dan ketenangan hanya bisa dicapai oleh mereka yang menjaga hubungan baik dengan Allah (Habluminallah) dan hubungan baik dengan sesama manusia (Habluminannas). “Ibadah apapun yang kita lakukan, jika dijalankan dengan penuh keikhlasan, akan berdampak pada keshalehan sosial,” tambahnya.
Dalam refleksinya setelah bulan Ramadan, Wakil Ketua PDM Bantul Drs. H. Sumarna, M.Pd mengajak seluruh warga untuk senantiasa istiqomah dalam beribadah. Ia menyebutkan bahwa ada empat aspek penting yang perlu diperhatikan dalam kehidupan seorang Muslim: Faktual, Feeling, Finding, dan Future. “Kita harus mampu menggali makna dari setiap amal yang kita lakukan dengan penuh kesungguhan, serta menjadikan momentum Ramadan sebagai bekal untuk menghadapi bulan-bulan selanjutnya,” katanya.

Dengan harapan besar agar semangat ibadah dan kebaikan yang terbangun selama bulan Ramadan dapat terus berlanjut. Sumarna mengajak seluruh warga Muhammadiyah untuk lebih aktif dan berdedikasi dalam setiap kegiatan dakwah dan sosial di masyarakat. Sebagai penutup, Sumarna berpesan, “Marilah kita pertahankan suasana Ramadan dalam setiap langkah kita, sehingga kita bisa menjadi insan yang lebih baik, baik dalam hubungan dengan Allah SWT maupun sesama manusia.”
Acara Syawalan ini tidak hanya mempererat tali persaudaraan, tetapi juga menjadi refleksi bagi umat untuk terus berusaha menjadi pribadi yang lebih baik di masa depan.


![Pimpinan Cabang Muhammadiyah [PCM] Bantul](https://pcmbantul.id/wp-content/uploads/2023/10/pcm-bantul.png)
